Dewan Mura Tuntut Program Pembangunan 2026 Dirancang Akurat dan Bermanfaat Nyata

- Pewarta

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insideborneo.com, Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) secara tegas meminta Pemerintah Daerah (Pemda) agar semua program pembangunan yang akan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun mendatang dirancang dengan penuh perencanaan dan akuntabilitas.

Anggota DPRD Murung Raya, Susilo SE, menekankan bahwa efektivitas penggunaan anggaran sangat bergantung pada perencanaan yang matang. Ia menuntut agar program-program pembangunan harus tepat sasaran, sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.

Dewan Susilo meminta agar program yang diusulkan untuk tahun 2026 dan seterusnya harus memiliki ketajaman yang tinggi. Tujuannya adalah untuk memastikan manfaatnya kepada masyarakat menjadi sangat besar, alih-alih hanya bersifat asal-asalan.

“Kita minta agar program itu harus tajam, akurat, serta disusun tidak asal-asalan,” kata Susilo, Jumat (18/7/2025). Ia mengingatkan bahwa RAPBD disusun dengan satu tujuan utama, yaitu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Murung Raya secara menyeluruh.

Oleh karena itu, prinsip penyusunan program harus dipegang teguh: harus terencana dan matang di setiap tahapnya. DPRD akan mengawasi agar anggaran benar-benar dialokasikan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung.

Susilo menegaskan bahwa prinsip kerja DPRD dalam menyetujui anggaran adalah memastikan semua program yang dilaksanakan bermanfaat besar untuk masyarakat. Dewan ingin menghindari proyek-proyek yang hanya menghabiskan anggaran tanpa memberikan output yang signifikan.

Baca Juga  Peran DPRD dalam Citra Daerah: Dina Maulidah Ingin Turnamen Voli Jadi Promosi Murung Raya

“Kami ingin program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” imbuhnya. Pernyataan politisi Demokrat ini menjadi penegasan bahwa fokus pembangunan Mura harus berorientasi pada kebutuhan riil publik, dari perencanaan hingga implementasi di lapangan. (*)

Berita Terkait

Johansyah Desak Solusi Distribusi BBM di Mura Tidak Bersifat Sementara
DPRD Minta Pemkab Mura Lobi BPH Migas Terkait Kuota
Bebie Minta Perusahaan Investor Berikan Manfaat Maksimal bagi Daerah
Ketua Komisi I, Ubah Pola Pikir Aparatur, Pelayanan Publik Adalah Melayani
Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura
DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA
Mariyanto, Kesehatan dan Pendidikan di Desa Adalah Hak Konstitusional
Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WIB

Johansyah Desak Solusi Distribusi BBM di Mura Tidak Bersifat Sementara

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:31 WIB

DPRD Minta Pemkab Mura Lobi BPH Migas Terkait Kuota

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:31 WIB

Bebie Minta Perusahaan Investor Berikan Manfaat Maksimal bagi Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:10 WIB

Ketua Komisi I, Ubah Pola Pikir Aparatur, Pelayanan Publik Adalah Melayani

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P.,

DPRD Murung Raya

Johansyah Desak Solusi Distribusi BBM di Mura Tidak Bersifat Sementara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., SH, SP, MM, MAP,

DPRD Murung Raya

DPRD Minta Pemkab Mura Lobi BPH Migas Terkait Kuota

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:31 WIB