InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Mura, Fredrich Dominggus Yoga, menekankan pentingnya akurasi data pembangunan saat melakukan reses di Desa Penyang, Sabtu (24/1/2026). Ia ingin memastikan program pembangunan tahun mendatang benar-benar sinkron dengan kondisi objektif di lapangan.
Ia mengamati bahwa seringkali ada ketimpangan antara rencana kerja pemerintah dan kebutuhan warga di tingkat bawah. Melalui reses ini, Fredrich bertindak sebagai kurator aspirasi yang akan menyelaraskan usulan desa dengan arah kebijakan strategis daerah.
Fredrich berdialog dengan pemerintah desa untuk memetakan program mana yang menjadi skala prioritas tertinggi. Hal ini dilakukan agar anggaran daerah yang terbatas dapat digunakan secara efisien dan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Legislator muda ini menegaskan bahwa DPRD memiliki peran kunci dalam memastikan anggaran rakyat kembali ke rakyat dalam bentuk program nyata. Ia tidak ingin usulan dari Desa Penyang hanya sekadar menjadi tumpukan berkas yang tidak terealisasi dalam dokumen anggaran.
Setiap aspirasi mulai dari infrastruktur hingga sosial budaya dihimpun untuk memperkaya bahan pembahasan anggaran di tingkat kabupaten. Fredrich berkomitmen mengawal setiap tahapan perencanaan agar kepentingan warga desa terakomodasi dengan baik.
Ia berharap melalui pola sinkronisasi ini, pembangunan di Murung Raya tidak lagi bersifat “top-down” melainkan berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Fredrich Yoga percaya bahwa pembangunan yang partisipatif adalah kunci kesejahteraan jangka panjang.(*)






